Loading...

Tips Memasang Water heater


Tips Pasang Water Heater Gas yang Aman dan Benar di Rumah Anda

Mandi air hangat setelah seharian beraktivitas di Kota Malang yang sejuk tentu menjadi kemewahan dan kenyamanan tersendiri, dan menjadikan badan rilex dan enakan. Salah satu perangkat yang paling efisien dan cepat untuk menghasilkan air panas untuk mandi adalah water heater gas. Selain hemat biaya operasional dibanding tipe listrik, water heater gas juga tidak bergantung pada daya listrik rumah Anda.
Namun, karena menggunakan gas LPG sebagai bahan bakar utama untuk proses pemasangannya tidak boleh dilakukan sembarangan karena sangat membahayakan bagi pengguna. Diperlukan ketelitian ekstra demi menjaga keamanan seluruh penghuni rumah.
Bagi Anda yang berencana memasang water Heater berikut adalah beberapa tips penting dari Zidha Tehnik mengenai cara pasang water heater gas yang aman dan benar.
1. Pilih Lokasi Pemasangan yang Tepat untuk ventilasi udara
Ini adalah aturan paling krusial yang harus di lakukan di dalam pemasangan water heater gas. Alat ini membutuhkan sirkulasi oksigen untuk proses pembakaran dan membuang gas sisa pembakaran (karbon monoksida).
Idealnya pemasangan water heater di luar kamar mandi: Sebisa mungkin, pasang unit water heater di area terbuka seperti balkon atau tempat cuci baju yang semi-terbuka.
Jika terpaksa di dalam kamar mandi: Pastikan kamar mandi Anda berukuran luas dan memiliki ventilasi udara yang sangat baik (ada jendela terbuka atau exhaust fan yang memadai). Jangan pernah memasang water heater gas di dalam kamar mandi yang tertutup rapat!
2. Atur Ketinggian Unit dengan Ideal
Pasang unit water heater pada posisi mata sejajar dengan layar digital atau knop pengatur suhu (sekitar 1,5 meter dari lantai). Ketinggian ini bertujuan agar Anda mudah memantau indikator baterai, suhu, serta memudahkan saat ingin mematikan atau mengatur temperatur air.
3. Gunakan Aksesori dan Komponen Berkualitas Tinggi
Jangan tergiur dengan harga murah untuk urusan keselamatan. Pastikan Anda menggunakan komponen yang memenuhi standar SNI:
Regulator Gas: Gunakan regulator tekanan rendah (low pressure) yang berkualitas dan dilengkapi pengaman kebocoran.
Selang Gas: Pilih selang gas serat baja yang tebal agar tidak mudah digigit tikus atau bocor akibat tertekuk.
Selang Fleksibel Air: Gunakan selang fleksibel khusus air panas untuk jalur output-nya agar tidak meleleh atau pecah saat dialiri air bersuhu tinggi.
4. Perhatikan Tekanan Air di Rumah Anda
Water heater gas umumnya membutuhkan tekanan air yang stabil agar otomatis pemantiknya (sakelar otomatis) bisa menyala saat keran dibuka.
Tips dari Zidha Tehnik: Jika tekanan air di rumah Anda cenderung lemah (misalnya hanya mengandalkan gravitasi dari tandon atas), sangat disarankan untuk memasang pompa pendorong (booster pump) sebelum jalur masuk air bersih ke water heater.
5. Rutin Cek dan Ganti Baterai Pemantik
Water heater gas menggunakan baterai (biasanya ukuran D/baterai besar) untuk menyalakan pemantik api. Jika terdengar suara cetek-cetek yang lemah atau alat sama sekali tidak mau menyala padahal air mengalir deras, itu tandanya baterai sudah habis. Lakukan pengecekan berkala setiap 3–6 bulan sekali.
Serahkan pada Ahlinya agar Lebih Aman!
Mengingat adanya risiko kebocoran gas dan instalasi pipa air yang cukup rumit, mempercayakan pemasangan kepada teknisi profesional adalah pilihan paling bijak dan aman.
Jika Anda berdomisili di area Malang Raya dan sekitarnya, Zidha Tehnik siap membantu Anda. Kami melayani jasa pemasangan, instalasi pipa, hingga servis berkala untuk berbagai merk water heater gas maupun listrik.
Pengerjaan Rapi & Standar Keamanan Tinggi
Teknisi Berpengalaman
Harga Transparan & Bergaransi
Hubungi kami sekarang melalui tukangkotamalang.net atau kontak resmi Zidha Tehnik untuk konsultasi dan reservasi jadwal kunjungan! Mandi air hangat aman, hati pun tenang.

Sukai artikel ini? Bagikan!