Loading...

Cara memperbaiki Kran air Yang Dol


Cara Memperbaiki Kran Air yang Dol ala Zidha Tehnik
Pernahkah Anda mendapati kran air di rumah terus memutar tanpa henti saat hendak dimatikan, sementara airnya tetap bocor atau mengalir deras? Dalam istilah lokal Malang, kondisi ini biasa disebut kran buntu alias "dol".
Kran air yang dol jelas bikin pusing. Selain membuang-buang air bersih, tagihan PDAM bisa melonjak drastis, dan area sekitar kran jadi terus-menerus basah.
Jangan panik dan terburu-buru memanggil tukang jika Anda ingin mencoba menghemat biaya. Zidha Tehnik, penyedia layanan perbaikan rumah terpercaya di Malang, kali ini akan membagikan panduan praktis cara memperbaiki kran air yang dol sendiri di rumah. Yuk, simak langkah-langkahnya!
Mengapa Kran Air Bisa Dol?
Sebelum mulai membongkar, ada baiknya kita tahu dulu penyebab utamanya. Biasanya, kran air dol disebabkan oleh dua hal:
Ulir Drat Aus: Ulir kuningan atau plastik di dalam kran sudah terkikis karena faktor usia atau diputar terlalu keras.
Seal Karet Rusak/Soplok: Karet penahan air di dalam katup kran sudah getas, robek, atau bergeser dari posisinya.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Sebelum beraksi, siapkan beberapa "senjata" sederhana berikut ini:
Kunci inggris atau tang jepit
Obeng (plus atau minus, tergantung jenis sekrup kran)
Seal tape (solatip putih khusus kran)
Karet seal cadangan (bisa dibeli di toko bangunan terdekat)
Kran air baru (sebagai cadangan jika kerusakan sudah parah)
Langkah demi Langkah Memperbaiki Kran Dol
1. Matikan Aliran Air Utama (Stop Kran)
Langkah pertama dan paling krusial: matikan dulu aliran air dari pusatnya (dekat meteran PDAM atau tandon). Jika tidak, Anda akan "kebanjiran" saat kran mulai dibongkar. Setelah dimatikan, buka kran yang rusak untuk menghabiskan sisa air yang terjebak di dalam pipa.
2. Bongkar Bagian Kepala Kran
Gunakan obeng untuk membuka sekrup pengunci di bagian atas penutup kran. Jika kran Anda model putar tanpa sekrup terlihat, biasanya ada tutup logo (panas/dingin atau merk) yang bisa dicongkel terlebih dahulu untuk menemukan sekrupnya. Setelah sekrup lepas, tarik kepala kran ke atas.
3. Periksa Seal Karet dan Ulir Katup
Gunakan kunci inggris untuk membuka katup bagian dalam kran. Setelah terbuka, cek kondisi karet penutupnya.
Jika karetnya robek/ipis: Ganti dengan karet seal yang baru.
Jika ulirnya sedikit longgar: Ini trik rahasia dari Zidha Tehnik! Lilitkan seal tape agak tebal pada bagian ulir katup untuk menambah volume, sehingga saat dipasang kembali, ulir tersebut bisa "menggigit" dengan kencang lagi.
4. Pasang Kembali dan Uji Coba
Rakit kembali bagian-bagian kran sesuai urutan saat Anda membongkarnya tadi. Pastikan Anda memutarnya dengan kencang, tapi jangan terlalu dipaksa agar dratnya tidak pecah.
Nyalakan kembali aliran air utama, lalu coba putar kran Anda. Jika air berhenti mengalir total saat posisi off, selamat! Anda berhasil memperbaiki kran yang dol.
Tips Tambahan dari Zidha Tehnik:
Agar kran air di rumah awet dan tidak mudah dol, biasakan untuk tidak memutar kran terlalu kencang saat mematikannya. Cukup putar sampai air berhenti mengalir. Tekanan yang terlalu keras justru akan mempercepat pengikisan drat kran.
Masih Bocor atau Drat Kran Patah di Dalam Pipa?
Kadang kala, ada kasus di mana kran sudah terlalu tua sehingga saat diperbaiki justru patah dan dratnya tertinggal di dalam pipa dinding. Jika sudah begini, penanganannya butuh teknik khusus agar tidak merusak pipa utama di dalam tembok.
Jika Anda mengalami kesulitan, tidak punya waktu, atau tidak memiliki alat yang memadai, Zidha Tehnik siap membantu warga Kota Malang dan sekitarnya. Kami melayani perbaikan plumbing (perpipaan), kran bocor, instalasi tandon, hingga renovasi rumah dengan teknisi yang berpengalaman dan jujur.
Butuh bantuan tukang ledeng profesional di Malang? Hubungi Zidha Tehnik sekarang juga melalui kontak yang tertera di website tukangkotamalang.net!

Sukai artikel ini? Bagikan!